Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com

Beranda QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan? QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan?

QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan?

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
28 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggerang - inovasiNews.com Ketakutan terbesar yang menyebabkan berbagai penemuan anak bangsa terabaikan adalah keterbatasan dalam kemampuan pemerintah untuk mengelola dan mengawal perubahan besar. QRIS, meskipun penting, hanya menyentuh sektor pembayaran dan transaksi digital yang tidak mengganggu struktur ekonomi secara fundamental. Berbeda halnya dengan inovasi seperti mobil listrik dan bahan bakar nabati, yang menuntut transformasi besar dalam sektor energi dan transportasi.

Pemerintah tampaknya masih berhati-hati dalam menghadapi risiko ketidakpastian yang melekat pada inovasi besar, khususnya yang berpotensi menggoyang industri-industri mapan. Inovasi semacam ini memerlukan penyesuaian infrastruktur secara luas, investasi waktu dan biaya yang tidak kecil, serta keberanian yang hingga kini belum sepenuhnya terwujud.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan inovasi seperti mobil listrik dan bahan bakar nabati kurang berkembang adalah kehati-hatian regulator dalam merumuskan kebijakan yang progresif. Industri energi fosil dan otomotif memiliki peran besar dalam perekonomian nasional, sehingga perubahan pada sektor ini menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas ekonomi.

Alih-alih mengelola perubahan tersebut, pemerintah cenderung menunda keputusan atau bahkan mengabaikan inovasi yang sejatinya memiliki potensi besar untuk membawa Indonesia menjadi pemimpin dalam transisi energi hijau. Sebaliknya, QRIS lebih mudah diterima karena tidak menimbulkan banyak resistensi dari struktur ekonomi yang ada, serta lebih sederhana dalam hal regulasi.

Kebijakan pemerintah sering kali berfokus pada penguatan sektor yang sudah mapan, dan enggan mengambil risiko dalam mendukung perubahan yang bersifat fundamental. QRIS, sebagai sistem pembayaran digital, memerlukan adaptasi yang relatif sederhana. Sedangkan mobil listrik, bahan bakar nabati, dan bahkan komoditas seperti jahe merah, menuntut reformasi menyeluruh di berbagai bidang dari energi, transportasi, hingga kesehatan.

Penemuan-penemuan ini memiliki potensi luar biasa. Mobil listrik dan bahan bakar nabati, misalnya, dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi fosil, menurunkan tingkat polusi, dan menjadikan negara ini pemain utama dalam teknologi energi terbarukan. Namun, tanpa keberanian untuk mempercepat regulasi yang mendukung, potensi tersebut akan tetap menjadi mimpi yang tertunda.

Demikian pula, jahe merah tanaman khas Indonesia memiliki peluang besar menjadi bahan baku obat anti-inflamasi kelas dunia. Sayangnya, riset dan pengembangan yang kurang memadai, serta belum adanya regulasi yang memfasilitasi industri herbal nasional, membuat potensi ini belum tergarap optimal.

Sementara QRIS berhasil diimplementasikan karena menuntut perubahan yang lebih ringan, inovasi di bidang energi dan kesehatan membutuhkan transformasi struktural yang jauh lebih besar. Pemerintah perlu mengambil langkah berani untuk mendorong penemuan yang benar-benar strategis bagi kemandirian bangsa.

Harapan kita ke depan adalah agar pemerintah dan regulator mampu melangkah lebih progresif dalam mendukung inovasi anak bangsa. Dukungan terhadap mobil listrik, bahan bakar nabati, dan jahe merah bukan hanya akan memperkuat perekonomian nasional, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pelopor dalam industri hijau dan kesehatan alami di dunia.

Ustad Ahmad Rustam, aktivis kerohanian dan anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten:
"Kita harus belajar untuk tidak takut dengan perubahan, dan lebih berani mendukung apa yang bisa menguntungkan bangsa ini. Jika kita terus terlena dengan ketakutan akan risiko, kita akan terus terperosok dalam ketertinggalan."
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa dukungan terhadap karya anak bangsa adalah kunci untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah, mandiri, dan berdaya saing global.

Indonesia memiliki sumber daya dan talenta yang luar biasa. Namun, tanpa keberanian untuk mengelola perubahan besar, potensi tersebut akan terus terhambat. Kini bukan saatnya lagi menunda. Sudah waktunya Indonesia keluar dari bayang-bayang ketakutan dan melangkah maju dengan penuh percaya diri menuju masa depan yang lebih hijau, sehat, dan mandiri.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026

admin- Jumat, Juni 19, 2026 0
DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026
Rejang Lebong – Pemberitaan yang menyebut aktivitas tambang galian C milik CV Sungai Musi Bahroka (SMB) diduga beroperasi tanpa izin mendapat bantahan. Berda…

Berita Terpopuler

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

Selasa, Juni 16, 2026
Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Senin, Juni 15, 2026
DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

Sabtu, Juni 13, 2026
DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026

DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026

Jumat, Juni 19, 2026
 PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

Sabtu, Juni 06, 2026
Sejumlah elemen masyarakat dan LSM Koalisi Lembaga Aksi Pergerakan ( KALAP) Provinsi Banten akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, dan Kantor BKD Provinsi Banten.

Sejumlah elemen masyarakat dan LSM Koalisi Lembaga Aksi Pergerakan ( KALAP) Provinsi Banten akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, dan Kantor BKD Provinsi Banten.

Jumat, Juni 19, 2026
HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

Jumat, Juni 12, 2026
DIDUGA ALIHKAN ARUS SUNGAI MUSI, CV SMB TERANCAM SANKSI BERAT: SAWAH WARGA DI UJUNG TANDUK

DIDUGA ALIHKAN ARUS SUNGAI MUSI, CV SMB TERANCAM SANKSI BERAT: SAWAH WARGA DI UJUNG TANDUK

Jumat, Juni 19, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

Selasa, Juni 16, 2026
Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Senin, Juni 15, 2026
DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

Sabtu, Juni 13, 2026
DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026

DUGAAN IZIN MATI TERBANTAH, CV SUNGAI MUSI BAHROKA TEGASKAN IZIN GALIAN C MASIH BERLAKU HINGGA NOVEMBER 2026

Jumat, Juni 19, 2026
 PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

Sabtu, Juni 06, 2026
Sejumlah elemen masyarakat dan LSM Koalisi Lembaga Aksi Pergerakan ( KALAP) Provinsi Banten akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, dan Kantor BKD Provinsi Banten.

Sejumlah elemen masyarakat dan LSM Koalisi Lembaga Aksi Pergerakan ( KALAP) Provinsi Banten akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, dan Kantor BKD Provinsi Banten.

Jumat, Juni 19, 2026
HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

Jumat, Juni 12, 2026
DIDUGA ALIHKAN ARUS SUNGAI MUSI, CV SMB TERANCAM SANKSI BERAT: SAWAH WARGA DI UJUNG TANDUK

DIDUGA ALIHKAN ARUS SUNGAI MUSI, CV SMB TERANCAM SANKSI BERAT: SAWAH WARGA DI UJUNG TANDUK

Jumat, Juni 19, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami