Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com

Beranda NASIB IBU AMI: CERMIN BURAM KINERJA PEMERINTAH TANGERANG? NASIB IBU AMI: CERMIN BURAM KINERJA PEMERINTAH TANGERANG?

NASIB IBU AMI: CERMIN BURAM KINERJA PEMERINTAH TANGERANG?

Anonim
Anonim
06 Mei, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TANGERANG – inovasiNews.com Di tengah gegap gempita proyek-proyek pembangunan dan seremonial rutin para pejabat, di sudut sepi Kampung Sondol, RT 10 RW 03, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, hidup seorang janda tua bernama Ibu Ami bersama dua anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Rumah mereka, jika masih pantas disebut rumah, lebih mirip bilik bocor penuh luka. Bolong di sana-sini, setiap kali hujan menjadi tempat genangan air dan penderitaan.

Ironisnya, nasib Ibu Ami adalah salah satu dari sekian banyak potret penderitaan yang terabaikan meskipun anggaran besar digelontorkan pemerintah setiap tahun. Namun, masih ada rakyat yang hidup seolah terbuang dari sistem. Pemerintah, dari tingkat desa hingga kabupaten, harus melihat fakta ini dan mempertanyakan kembali kinerja mereka. Kita tidak bicara belas kasihan, kita bicara hak dasar yang seharusnya dipenuhi.

Di tengah ramainya penggunaan anggaran seperti yang tercantum dalam laporan belanja publik, seperti iklan media yang mencapai 30 juta rupiah pada Januari dan Juni 2025, serta pengeluaran lain yang terkesan lebih untuk memperindah citra pemerintah, ada dugaan besar bahwa pendataan warga miskin ekstrem seperti Ibu Ami justru terabaikan. Pekerjaan yang lebih terfokus pada agenda seremonial dan pengeluaran yang tidak jelas justru menambah daftar panjang ketidakberdayaan warga yang seharusnya menjadi prioritas.

Apakah Pemerintah Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, dan dinas terkait benar-benar paham betul apa yang terjadi di bawah mata mereka? Dimana tanggung jawab moral mereka untuk menyalurkan bantuan sosial dengan tepat? Lebih ironis lagi, dugaan lemahnya validasi data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) seolah menambah kebingungan dan ketidakjelasan dalam pendistribusian bantuan.

Kami mengingatkan, setiap rupiah yang digunakan oleh pemerintah adalah berasal dari pajak masyarakat. Dengan kata lain, anggaran yang digunakan seharusnya menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan hanya menjadi alat untuk pencitraan politik. Proyek-proyek seremonial yang melibatkan angka-angka besar tersebut hendaknya dipertanyakan, mengingat bahwa sebagian besar anggaran tersebut berasal dari kerja keras dan keringat rakyat.

Pasal 34 Ayat (1) UUD 1945 dengan jelas menegaskan bahwa negara bertanggung jawab untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar. Begitu juga dengan UU No. 13 Tahun 2011 yang menyebutkan kewajiban pemerintah untuk memberikan bantuan sosial kepada mereka yang membutuhkan. Dalam hal ini, Pemkab Tangerang dan dinas terkait seharusnya menindaklanjuti dengan lebih serius peran mereka.

Pejabat Desa Kemuning dan Kecamatan Kresek, apakah Anda hanya berdiam diri menunggu jadwal kunjungan seremonial atau sudahkah Anda melakukan penilaian dan pencarian solusi nyata? Dinas Sosial, PKH, dan petugas lainnya yang digaji dari uang negara, sudahkah Anda turun tangan mengatasi persoalan seperti yang dialami Ibu Ami?

Ustadz Ahmad Rustam aktivis sosial keagamaan dan anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten ikut bersuara lantang. Ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap penderitaan rakyat miskin, terlebih yang menyangkut anak-anak penyandang disabilitas, bukan hanya kelalaian administratif, tetapi juga sebuah dosa sosial dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan.

“Kalau para pejabat diam dan membiarkan rumah seorang ibu renta bersama anak-anak difabelnya bocor, tergenang air, dan makan dari belas kasihan tetangga, maka bukan hanya hati nurani yang rusak, tapi keimanan juga patut dipertanyakan. Ini bukan hanya masalah anggaran, ini soal nilai-nilai kemanusiaan dan kepemimpinan,” tegasnya.

Dengan nada getir, Ustadz Rustam menutup seruannya: “Kita boleh berbeda warna partai dan kebijakan, tapi kita tidak boleh buta terhadap tangis rakyat. Setiap lembar APBD itu adalah darah dan keringat rakyat. Jika kalian abaikan mereka, maka tunggulah kehancuran yang Allah peringatkan dalam banyak ayat dan sejarah. Turunlah, lihat langsung, dan buktikan bahwa Anda masih punya hati.”

Pemkab Tangerang dan seluruh dinas terkait harus segera membuka mata, telinga, dan hati mereka untuk merespons dengan cepat dan tepat. Jangan biarkan penderitaan warga miskin seperti Ibu Ami terus berlarut-larut, menjadi sesuatu yang dianggap biasa atau bahkan dikesampingkan begitu saja.

Kami berharap bahwa kisah Ibu Ami ini menjadi titik balik bagi Pemkab Tangerang dan seluruh aparat terkait untuk bergerak cepat. Jangan hanya menjadi objek belas kasihan, namun berikanlah mereka kehidupan yang layak sesuai dengan hak dasar mereka. Rakyat, terutama mereka yang paling lemah dan tak berdaya, harus menjadi prioritas.

Tidak cukup dengan kunjungan formalitas, Ibu Ami dan keluarganya membutuhkan tempat tinggal yang layak, makanan bergizi, perawatan medis, dan perhatian penuh dari pemerintah. Ini bukan soal belas kasihan, tetapi soal hak sebagai warga negara.

Waktunya untuk Pemkab Tangerang membuktikan bahwa mereka peduli pada yang paling membutuhkan, dengan aksi nyata dan bukan sekadar simbol politik.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Sebanyak 134 Siswa SPMB SMKN 2 Kota Serang Diduga Gunakan Jalur Ghaib

admin- Selasa, Juli 21, 2026 0
Sebanyak 134 Siswa SPMB SMKN 2 Kota Serang Diduga Gunakan Jalur Ghaib
SERANG - Dari total kuota tujuh jurusan di SMKN 2 Kota Serang dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, 134 siswa diantaranya diduga kuat masuk d…

Berita Terpopuler

Segel terlepas. Akibatnya, kini 10 Tempat Hiburan Malam (THM) yang sebelumnya ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Serang "kembali beroperasi"

Segel terlepas. Akibatnya, kini 10 Tempat Hiburan Malam (THM) yang sebelumnya ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Serang "kembali beroperasi"

Sabtu, Juli 18, 2026
  Metafora Catur di Tengah Krisis Akuntabilitas: Refleksi Kepemimpinan Banten Pasca-Register D350

Metafora Catur di Tengah Krisis Akuntabilitas: Refleksi Kepemimpinan Banten Pasca-Register D350

Sabtu, Juli 18, 2026
Dugaan Penjualan Miras Tanpa Izin di THM Ryugu Anyer, KOAR Banten Desak Aparat Tindak Tegas Pemasok Berinisial Y

Dugaan Penjualan Miras Tanpa Izin di THM Ryugu Anyer, KOAR Banten Desak Aparat Tindak Tegas Pemasok Berinisial Y

Sabtu, Juli 18, 2026
KABB Desak Polda Banten Periksa IF  Terlibat Video Hoaks  ‎

KABB Desak Polda Banten Periksa IF Terlibat Video Hoaks ‎

Rabu, Juli 15, 2026
Eks. NAPI Desak Polda Banten Usut Tuntas Perkara Pokok Dugaan Kekerasan Seksual, Bukan Hanya Kejar Penyebar Informasi  "Hukum Harus Berlaku Sama, Termasuk kepada Pejabat Tertinggi di Provinsi Ini"

Eks. NAPI Desak Polda Banten Usut Tuntas Perkara Pokok Dugaan Kekerasan Seksual, Bukan Hanya Kejar Penyebar Informasi "Hukum Harus Berlaku Sama, Termasuk kepada Pejabat Tertinggi di Provinsi Ini"

Kamis, Juli 16, 2026
Kejari Kab. Tangerang Di Demo Gerakan KAWAN dan KABB    "Tuntut Penegakkan Hukum"

Kejari Kab. Tangerang Di Demo Gerakan KAWAN dan KABB "Tuntut Penegakkan Hukum"

Selasa, Juli 14, 2026
kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di demo Ratusan orang dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit (KABB)

kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di demo Ratusan orang dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit (KABB)

Kamis, Juli 16, 2026
KABB DESAK KEMENDAGRI TEGASKAN TRANSPARANSI ADMINISTRASI BANTEN

KABB DESAK KEMENDAGRI TEGASKAN TRANSPARANSI ADMINISTRASI BANTEN

Jumat, Juli 17, 2026
Viral Undangan Judi Sabung Ayam, Warga Tajinan Malang Resah

Viral Undangan Judi Sabung Ayam, Warga Tajinan Malang Resah

Sabtu, Juli 11, 2026
TIGA SURAT TAK BERJAWAB, DINDIKBUD BANTEN DINILAI SEMBUNYIKAN KESALAHAN: EKS NAPI LANJUTKAN AKSI DAMAI TUNTUT KLARIFIKASI PROGRAM SEKOLAH GRATIS SWASTA

TIGA SURAT TAK BERJAWAB, DINDIKBUD BANTEN DINILAI SEMBUNYIKAN KESALAHAN: EKS NAPI LANJUTKAN AKSI DAMAI TUNTUT KLARIFIKASI PROGRAM SEKOLAH GRATIS SWASTA

Selasa, Juli 07, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Segel terlepas. Akibatnya, kini 10 Tempat Hiburan Malam (THM) yang sebelumnya ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Serang "kembali beroperasi"

Segel terlepas. Akibatnya, kini 10 Tempat Hiburan Malam (THM) yang sebelumnya ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Serang "kembali beroperasi"

Sabtu, Juli 18, 2026
  Metafora Catur di Tengah Krisis Akuntabilitas: Refleksi Kepemimpinan Banten Pasca-Register D350

Metafora Catur di Tengah Krisis Akuntabilitas: Refleksi Kepemimpinan Banten Pasca-Register D350

Sabtu, Juli 18, 2026
Dugaan Penjualan Miras Tanpa Izin di THM Ryugu Anyer, KOAR Banten Desak Aparat Tindak Tegas Pemasok Berinisial Y

Dugaan Penjualan Miras Tanpa Izin di THM Ryugu Anyer, KOAR Banten Desak Aparat Tindak Tegas Pemasok Berinisial Y

Sabtu, Juli 18, 2026
KABB Desak Polda Banten Periksa IF  Terlibat Video Hoaks  ‎

KABB Desak Polda Banten Periksa IF Terlibat Video Hoaks ‎

Rabu, Juli 15, 2026
Eks. NAPI Desak Polda Banten Usut Tuntas Perkara Pokok Dugaan Kekerasan Seksual, Bukan Hanya Kejar Penyebar Informasi  "Hukum Harus Berlaku Sama, Termasuk kepada Pejabat Tertinggi di Provinsi Ini"

Eks. NAPI Desak Polda Banten Usut Tuntas Perkara Pokok Dugaan Kekerasan Seksual, Bukan Hanya Kejar Penyebar Informasi "Hukum Harus Berlaku Sama, Termasuk kepada Pejabat Tertinggi di Provinsi Ini"

Kamis, Juli 16, 2026
Kejari Kab. Tangerang Di Demo Gerakan KAWAN dan KABB    "Tuntut Penegakkan Hukum"

Kejari Kab. Tangerang Di Demo Gerakan KAWAN dan KABB "Tuntut Penegakkan Hukum"

Selasa, Juli 14, 2026
kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di demo Ratusan orang dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit (KABB)

kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di demo Ratusan orang dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit (KABB)

Kamis, Juli 16, 2026
KABB DESAK KEMENDAGRI TEGASKAN TRANSPARANSI ADMINISTRASI BANTEN

KABB DESAK KEMENDAGRI TEGASKAN TRANSPARANSI ADMINISTRASI BANTEN

Jumat, Juli 17, 2026
Viral Undangan Judi Sabung Ayam, Warga Tajinan Malang Resah

Viral Undangan Judi Sabung Ayam, Warga Tajinan Malang Resah

Sabtu, Juli 11, 2026
TIGA SURAT TAK BERJAWAB, DINDIKBUD BANTEN DINILAI SEMBUNYIKAN KESALAHAN: EKS NAPI LANJUTKAN AKSI DAMAI TUNTUT KLARIFIKASI PROGRAM SEKOLAH GRATIS SWASTA

TIGA SURAT TAK BERJAWAB, DINDIKBUD BANTEN DINILAI SEMBUNYIKAN KESALAHAN: EKS NAPI LANJUTKAN AKSI DAMAI TUNTUT KLARIFIKASI PROGRAM SEKOLAH GRATIS SWASTA

Selasa, Juli 07, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami