Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com

Beranda Dominasi Kontraktor Luar Daerah di Balaraja, Semangat Otonomi Daerah yang Masih Membutuhkan Pembuktian Dominasi Kontraktor Luar Daerah di Balaraja, Semangat Otonomi Daerah yang Masih Membutuhkan Pembuktian

Dominasi Kontraktor Luar Daerah di Balaraja, Semangat Otonomi Daerah yang Masih Membutuhkan Pembuktian

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
27 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggerang – inovasiNews.com Seperti pepatah "ayam mati di lumbung padi", demikian gambaran sebagian pelaku usaha lokal di Balaraja yang akhir-akhir ini hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah mereka sendiri. Beberapa proyek pemerintah yang semestinya menjadi kesempatan bagi kontraktor lokal justru dikerjakan oleh kontraktor dari luar daerah.

Fenomena ini memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Proyek-proyek infrastruktur yang seharusnya menjadi penggerak ekonomi lokal malah dikuasai oleh kontraktor luar daerah. Hal ini bertentangan dengan semangat otonomi daerah yang selama ini digaungkan, namun dalam praktiknya terasa belum berpihak pada putra daerah.

Seorang tokoh masyarakat Balaraja menyatakan, "Jika ada kontraktor lokal yang mampu, mengapa tidak diberi kesempatan?" Pernyataan ini mengingatkan pentingnya memperhatikan peran masyarakat lokal dalam pembangunan.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan bahwa otonomi bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kenyataannya, masyarakat merasa belum sepenuhnya dilibatkan dalam menikmati hasil pembangunan.

Ahmad Rustam, aktivis Balaraja yang juga Kepala Keagamaan YLPK PERARI DPD Banten, turut memberikan pandangannya. Ia mengingatkan bahwa jika tidak ada alasan teknis yang kuat, menunjuk kontraktor luar daerah bisa dipandang sebagai pengabaian terhadap esensi otonomi daerah. "Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal kedaulatan daerah yang harus kita jaga bersama," ujar Ahmad Rustam dengan tegas.

Selain itu, sejumlah pelaku usaha kecil di Balaraja yang mengandalkan proyek pemerintah untuk bertahan hidup kini menghadapi tantangan besar. "Proyek-proyek ini dulu menjadi nafas kami. Sekarang kami hanya bisa berharap ada perubahan ke depan," kata seorang kontraktor lokal muda yang tidak mau disebutkan namanya.

Kurangnya transparansi dalam proses pemilihan kontraktor menjadi sorotan. Masyarakat merasa bahwa minimnya keterbukaan membuka ruang bagi spekulasi yang merugikan. Hal ini dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap proses pemerintahan.

Para tokoh masyarakat dan pengamat mengingatkan bahwa pemberdayaan kontraktor lokal bukan hanya soal kuota, tetapi tentang menumbuhkan harga diri daerah dan memperkuat ekonomi rakyat. Ini adalah langkah untuk membangun kemandirian daerah dari akar rumput.

Sampai berita ini ditulis, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan pemilihan kontraktor luar daerah. Dugaan bahwa pertimbangan di luar faktor teknis menjadi penyebab masih beredar di kalangan masyarakat.

Hari Otonomi Daerah ke-29 menjadi momen yang tepat untuk melakukan refleksi. Otonomi daerah tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus terwujud dalam langkah nyata yang memberdayakan masyarakat lokal.

Semua pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan, baik dari dinas, pemerintah kecamatan, maupun pengawas independen, diharapkan mengingat tujuan utama mereka: untuk kesejahteraan rakyat, bukan kepentingan segelintir pihak.

Masyarakat Balaraja tetap menaruh harapan, meskipun dengan keprihatinan. Mereka berharap agar pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat sendiri. Semoga ke depan, proyek-proyek yang hadir di Balaraja dapat menjadi ladang rezeki bagi warga, membangun dari daerah, oleh daerah, dan untuk daerah.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

Ady calvalera- Selasa, Juni 16, 2026 0
DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!
Rejang Lebong, Bengkulu – inovasinews.com Aktivitas tambang galian C milik CV Sungai Musi Bahroka (SMB) di Desa Batu Panco, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Re…

Berita Terpopuler

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

Selasa, Juni 16, 2026
SKANDAL PROYEK JALAN NEGARA RP28,8 MILIAR! BPJN BENGKULU DISOROT, PENYEDIA DIDUGA GUNAKAN MATERIAL ILEGAL

SKANDAL PROYEK JALAN NEGARA RP28,8 MILIAR! BPJN BENGKULU DISOROT, PENYEDIA DIDUGA GUNAKAN MATERIAL ILEGAL

Kamis, Juni 11, 2026
 PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

Sabtu, Juni 06, 2026
HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

Jumat, Juni 12, 2026
DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

Sabtu, Juni 13, 2026
Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Senin, Juni 15, 2026
Peduli Pendidikan, Mitra SPPG Cundamanik Salurkan Bantuan Mobiler hingga Santunan Anak Yatim di Cihara

Peduli Pendidikan, Mitra SPPG Cundamanik Salurkan Bantuan Mobiler hingga Santunan Anak Yatim di Cihara

Kamis, Juni 11, 2026
DANA DESA TIK TELEU DI LEBONG DISOROT! ALOKASI Rp243 JUTA UNTUK JALAN DIDUGA SARAT KEGELIATAN, PUBLIK MINTA TRANSPARANSI RAB

DANA DESA TIK TELEU DI LEBONG DISOROT! ALOKASI Rp243 JUTA UNTUK JALAN DIDUGA SARAT KEGELIATAN, PUBLIK MINTA TRANSPARANSI RAB

Rabu, Juni 10, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

DIDUGA SEROBOT DAS DAN ANCAM SAWAH WARGA, OPERASI CV SUNGAI MUSI BAHROKA DI REJANG LEBONG MINTA DIUSUT!

Selasa, Juni 16, 2026
SKANDAL PROYEK JALAN NEGARA RP28,8 MILIAR! BPJN BENGKULU DISOROT, PENYEDIA DIDUGA GUNAKAN MATERIAL ILEGAL

SKANDAL PROYEK JALAN NEGARA RP28,8 MILIAR! BPJN BENGKULU DISOROT, PENYEDIA DIDUGA GUNAKAN MATERIAL ILEGAL

Kamis, Juni 11, 2026
 PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

PT Pebana Adi Sarana Diduga Tampung Material Batu Ilegal di Rejang Lebong

Sabtu, Juni 06, 2026
HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

HEBOH! ISU SATGAS 53 KEJAGUNG "MASUK" LEBONG, KASUS PPPK KEMBALI JADI SOROTAN NASIONAL

Jumat, Juni 12, 2026
DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

DUIT BOS HAMPIR Rp2 MILIAR PER TAHUN, PROYEK APBD Rp3,8 MILIAR MENGALIR: PUBLIK DESAK AUDIT MENYELURUH DI SMKN 1 REJANG LEBONG

Sabtu, Juni 13, 2026
Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Proyek Tandon Sudirman Tigaraksa Senilai Rp24 Miliar Dituding Asal-Asalan, GMAKS Desak APH Turun Tangan

Senin, Juni 15, 2026
Peduli Pendidikan, Mitra SPPG Cundamanik Salurkan Bantuan Mobiler hingga Santunan Anak Yatim di Cihara

Peduli Pendidikan, Mitra SPPG Cundamanik Salurkan Bantuan Mobiler hingga Santunan Anak Yatim di Cihara

Kamis, Juni 11, 2026
DANA DESA TIK TELEU DI LEBONG DISOROT! ALOKASI Rp243 JUTA UNTUK JALAN DIDUGA SARAT KEGELIATAN, PUBLIK MINTA TRANSPARANSI RAB

DANA DESA TIK TELEU DI LEBONG DISOROT! ALOKASI Rp243 JUTA UNTUK JALAN DIDUGA SARAT KEGELIATAN, PUBLIK MINTA TRANSPARANSI RAB

Rabu, Juni 10, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami