Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com

Beranda GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

admin
admin
02 Jun, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

  





​SERANG – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Moral Anti Kriminalitas (DPP GMAKS) secara resmi mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan memeriksa kegiatan revitalisasi di SMP Islam Al Hikmah, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Proyek dengan anggaran fantastis mencapai Rp2,4 Miliar tersebut diduga kuat berjalan tidak transparan dan melabrak aturan yang berlaku.

​Berdasarkan hasil investigasi dan kajian di lapangan, GMAKS mengendus adanya indikasi kuat praktik monopoli pelaksanaan proyek yang dilakukan oleh oknum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Padahal, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan oleh pemerintah, anggaran yang bersumber dari Kementerian Pendidikan tersebut wajib dikerjakan dengan mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) atau pihak sekolah setempat.

​Ketua Umum GMAKS menilai, alih-alih memberdayakan pihak sekolah dan masyarakat sekitar melalui sistem swakelola, pelaksanaan di lapangan justru sepenuhnya dikendalikan oleh pihak luar yang disebut-sebut sebagai kaki tangan oknum wakil rakyat pusat tersebut.

​"Anggaran Rp2,4 Miliar ini sangat besar, namun dalam pelaksanaannya tidak ada transparansi sama sekali. Ada indikasi kuat terjadinya pembajakan atau monopoli sistem swakelola oleh oknum DPR RI melalui 'tim' bentukannya di lapangan. Pihak sekolah terkesan hanya dijadikan bemper atau sekadar formalitas di atas kertas," tegas perwakilan GMAKS dalam keterangannya.

​Dugaan monopoli dan ketidaktransparanan ini makin menguat setelah adanya pengakuan dari Ketua Yayasan SMP Islam Al Hikmah, Haji Rafiudin. Secara blak-blakan, ia menyatakan tidak mengetahui teknis pelaksanaan ataupun bimbingan teknis (bimtek) proyek karena semuanya sudah diatur oleh pihak luar.

​"Proyek ini saya tidak tahu apa-apa terkait ini dan itu. Sudah diurus sama tim dewan dan konsultan pengawas. Kita sifatnya hanya terima kunci saja atau terima beres," ungkap Haji Rafiudin beberapa waktu lalu.

​Pihak yayasan bahkan mengonfirmasi sempat adanya upaya penyelundupan material baja ringan yang tidak sesuai spesifikasi awal (hanya 0,2 mm) untuk struktur atap, sebelum akhirnya dipaksa dikembalikan agar diganti dengan ukuran yang lebih layak (0,4 mm - 0,5 mm). Keterangan mengenai aliran dana dan pembelanjaan material yang dikuasai penuh oleh pihak luar ini juga dibenarkan oleh salah seorang pekerja di lokasi. Namun anehnya, Kepala Sekolah SMP Al Hikmah, Opik, justru memberikan pernyataan kontras dan mengeklaim proyek berjalan sesuai juknis swakelola.

​Melihat sengkarut dan adanya benturan informasi tersebut, GMAKS menilai proyek Rp2,4 Miliar ini berpotensi merugikan keuangan negara akibat hilangnya prinsip efisiensi yang menjadi roh dari sistem swakelola.

​"Jika pengadaan material, penunjukan pekerja, hingga pengelolaan anggaran dipegang penuh oleh oknum dewan atau timnya, ini sudah bukan swakelola lagi, melainkan pemaksaan kehendak atau monopoli terselubung. Ini jelas menabrak aturan hukum, termasuk Peraturan Presiden terkait Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah," lanjut GMAKS.

​Atas dasar temuan tersebut, GMAKS secara tegas meminta institusi penegak hukum, mulai dari Kejaksaan hingga Kepolisian, untuk segera memanggil dan memeriksa para pihak terkait, termasuk menyelidiki keterlibatan oknum DPR RI yang diduga memanfaatkan program aspirasi atau pengawasan untuk mengeruk keuntungan pribadi.

​"Kami minta APH segera turun ke lapangan. Periksa aliran dana proyek Rp2,4 Miliar ini. Jangan sampai anggaran yang ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak bangsa, justru dijadikan komoditas bancakan oleh oknum-oknum politik yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

​Sampai berita ini diturunkan, awak media masih berusaha mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak kementerian maupun oknum DPR RI yang namanya terseret dalam dugaan monopoli proyek tersebut.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

admin- Selasa, Juni 02, 2026 0
GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI
​SERANG – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Moral Anti Kriminalitas (DPP GMAKS) secara resmi mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan memeri…

Berita Terpopuler

​Sakit Stroke Tapi Jaga THM Tiap Malam, Penangguhan Penahanan Inisial BB Dipertanyakan

​Sakit Stroke Tapi Jaga THM Tiap Malam, Penangguhan Penahanan Inisial BB Dipertanyakan

Sabtu, Mei 30, 2026
Gmaks Laporkan Beberapa Kepsek  SMA/SMK Negeri Di Pandeglang Terkait Dana BOS  Ke Kejati Banten

Gmaks Laporkan Beberapa Kepsek SMA/SMK Negeri Di Pandeglang Terkait Dana BOS Ke Kejati Banten

Selasa, Mei 26, 2026
​Soroti Tebang Pilih THM di Kota Serang, Pegiat Medsos Pertanyakan Keberanian Satpol PP

​Soroti Tebang Pilih THM di Kota Serang, Pegiat Medsos Pertanyakan Keberanian Satpol PP

Sabtu, Mei 30, 2026
RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan

Selasa, Mei 26, 2026
Tuduhan Intimidasi Dibantah, Pengelola Ungkap Dugaan Permintaan Tambahan Uang dari Oknum Wartawan

Tuduhan Intimidasi Dibantah, Pengelola Ungkap Dugaan Permintaan Tambahan Uang dari Oknum Wartawan

Senin, Juni 01, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

Selasa, Juni 02, 2026
Beton Bobokan Jalan Raya Nasional Diduga Dijual Belikan, ItuKan Termasuk Aset Negara, Ko Bisa??

Beton Bobokan Jalan Raya Nasional Diduga Dijual Belikan, ItuKan Termasuk Aset Negara, Ko Bisa??

Rabu, April 30, 2025
Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Afrizal Gelar Reses Masa Sidang Ketiga

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Afrizal Gelar Reses Masa Sidang Ketiga

Minggu, Mei 24, 2026
Sudah Lima Bulan Proses Hukum di Polda Banten, Kasus Penyerobotan dan Pemalsuan Dokumen Tanah Tersangka Ismatullah

Sudah Lima Bulan Proses Hukum di Polda Banten, Kasus Penyerobotan dan Pemalsuan Dokumen Tanah Tersangka Ismatullah

Kamis, Mei 21, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

​Sakit Stroke Tapi Jaga THM Tiap Malam, Penangguhan Penahanan Inisial BB Dipertanyakan

​Sakit Stroke Tapi Jaga THM Tiap Malam, Penangguhan Penahanan Inisial BB Dipertanyakan

Sabtu, Mei 30, 2026
Gmaks Laporkan Beberapa Kepsek  SMA/SMK Negeri Di Pandeglang Terkait Dana BOS  Ke Kejati Banten

Gmaks Laporkan Beberapa Kepsek SMA/SMK Negeri Di Pandeglang Terkait Dana BOS Ke Kejati Banten

Selasa, Mei 26, 2026
​Soroti Tebang Pilih THM di Kota Serang, Pegiat Medsos Pertanyakan Keberanian Satpol PP

​Soroti Tebang Pilih THM di Kota Serang, Pegiat Medsos Pertanyakan Keberanian Satpol PP

Sabtu, Mei 30, 2026
RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan

Selasa, Mei 26, 2026
Tuduhan Intimidasi Dibantah, Pengelola Ungkap Dugaan Permintaan Tambahan Uang dari Oknum Wartawan

Tuduhan Intimidasi Dibantah, Pengelola Ungkap Dugaan Permintaan Tambahan Uang dari Oknum Wartawan

Senin, Juni 01, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

GMAKS meminta APH Periksa Proyek Rp2,4 Miliar di SMP Al Hikmah, Diduga Dimonopoli Oknum DPR RI

Selasa, Juni 02, 2026
Beton Bobokan Jalan Raya Nasional Diduga Dijual Belikan, ItuKan Termasuk Aset Negara, Ko Bisa??

Beton Bobokan Jalan Raya Nasional Diduga Dijual Belikan, ItuKan Termasuk Aset Negara, Ko Bisa??

Rabu, April 30, 2025
Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Afrizal Gelar Reses Masa Sidang Ketiga

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Afrizal Gelar Reses Masa Sidang Ketiga

Minggu, Mei 24, 2026
Sudah Lima Bulan Proses Hukum di Polda Banten, Kasus Penyerobotan dan Pemalsuan Dokumen Tanah Tersangka Ismatullah

Sudah Lima Bulan Proses Hukum di Polda Banten, Kasus Penyerobotan dan Pemalsuan Dokumen Tanah Tersangka Ismatullah

Kamis, Mei 21, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami