Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com
Beranda Pedagang Pasar Baru Sentiong Mogok Bayar Retribusi, Protes Lapak Liar Dibiarkan Menjamur Pedagang Pasar Baru Sentiong Mogok Bayar Retribusi, Protes Lapak Liar Dibiarkan Menjamur

Pedagang Pasar Baru Sentiong Mogok Bayar Retribusi, Protes Lapak Liar Dibiarkan Menjamur

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
30 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggerang - inovasiNews.com Puluhan pedagang resmi yang berjualan di dalam Gedung Pasar Baru Sentiong, Kabupaten Tangerang, menyatakan sikap mogok membayar segala bentuk retribusi dan salar mulai 1 Mei 2025. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan yang memuncak akibat pembiaran terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang semakin menjamur di ruas dan bahu jalan sekitar pasar.

Para pedagang menilai, keberadaan lapak-lapak liar yang diduga dibiarkan oleh oknum-oknum terkait, telah menyebabkan penurunan omset secara drastis, bahkan membuat sebagian pedagang gulung tikar. Mereka merasa seperti ditikam dari belakang oleh sistem yang seharusnya melindungi dan mendukung pedagang resmi.

Dalam pantauan di lokasi, kondisi pasar tampak semrawut. Jalur utama masuk ke pasar tertutup tenda-tenda liar, sementara pedagang resmi di dalam gedung hanya bisa pasrah menunggu pelanggan yang semakin hari semakin berkurang.

Dugaan pembiaran oleh oknum pengelola pasar, petugas keamanan, dan aparatur wilayah, menjadi sorotan tajam dalam aksi mogok ini. "Kami bayar retribusi, mereka gratisan. Tapi yang dibela justru mereka," keluh seorang pedagang yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik: ke mana aliran retribusi yang selama ini dikutip dari pedagang resmi? Apakah benar dana itu digunakan untuk penataan pasar? Ataukah justru tersendat di jalur birokrasi yang tidak transparan?

Pedagang menyuarakan bahwa dugaan pembiaran ini bukan hal baru. Bahkan, beberapa menyebut telah berkali-kali melayangkan keluhan, namun tidak pernah ditindaklanjuti secara serius. "Kami merasa diabaikan. Seolah suara kami tidak penting," kata perwakilan pedagang.

Mereka pun mendesak adanya evaluasi total terhadap sistem pengelolaan Pasar Baru Sentiong. Termasuk, menelusuri kemungkinan adanya oknum yang bermain di balik penyewaan lapak-lapak liar yang menggerogoti hak pedagang resmi.

Kondisi ini menunjukkan wajah buram pengelolaan pasar tradisional yang seharusnya menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Alih-alih memberdayakan pedagang kecil, pengelolaan yang diduga penuh pembiaran ini justru menindas yang tertib dan memanjakan yang melanggar.

Ustad Ahmad Rustam, seorang tokoh kerohanian dan anggota DPD YLPK PERARI Banten, turut angkat bicara. Ia menyampaikan kritik pedas terhadap lemahnya tanggung jawab moral dan sosial aparat serta pengelola pasar. "

Ini bukan sekadar soal ekonomi, ini soal keadilan. Ketika yang taat aturan justru dipersulit dan yang melanggar dimanjakan, di situlah kezaliman tumbuh subur. Dalam pandangan Islam, menzhalimi yang lemah adalah bentuk dosa sosial yang tak boleh dibiarkan," tegas Ustad Rustam.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pengelola pasar maupun instansi terkait seperti dinas perdagangan atau Satpol PP setempat. Sikap diam ini menambah kekecewaan di hati para pedagang yang merasa diperlakukan tidak adil.

Media ini mengingatkan, bahwa tanggung jawab utama penataan pasar berada di tangan pemerintah daerah dan aparatur yang ditugaskan. Pembiaran terhadap pelanggaran, meskipun dalam bentuk kecil, akan merusak kepercayaan publik dan memperbesar potensi konflik sosial.

Jika suara pedagang resmi terus diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang protes akan meluas. Keadilan yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah hanya akan menciptakan jurang ketidakpercayaan dan menyuburkan praktik ilegal yang merugikan negara dan rakyat.

Di tengah kekecewaan yang mendalam, para pedagang tetap menyuarakan harapan. Mereka tidak meminta perlakuan istimewa, hanya ingin keadilan ditegakkan, lapak liar ditertibkan, dan hak mereka sebagai warga yang taat aturan dihormati sebagaimana mestinya.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Admin- Minggu, Februari 08, 2026 0
Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah
SIDOARJO , Inovasi News.Com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berulang kali menegaskan komitmen Polri untuk memberantas segala bentuk perjudian, baik ko…

Berita Terpopuler

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Minggu, Februari 08, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kamis, Mei 01, 2025
Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Senin, September 09, 2024
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Rabu, Februari 04, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026
Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Rabu, Januari 14, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Minggu, Februari 08, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kamis, Mei 01, 2025
Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Senin, September 09, 2024
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Rabu, Februari 04, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026
Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Rabu, Januari 14, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami