Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com
Beranda Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan

Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
22 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TANGERANG – inovasiNews.com Pendidikan di Indonesia kembali menjadi sorotan. Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, sistem pendidikan nasional dinilai masih berjalan dengan pola lama yang tak lagi relevan dengan kebutuhan zaman.
Ketergantungan pada nilai raport, ijazah, dan angka-angka akademik membuat dunia pendidikan Indonesia dianggap terlalu berorientasi pada hasil di atas kertas, bukan pada kualitas manusia yang sesungguhnya. Banyak kalangan mulai mempertanyakan apakah pendekatan ini masih layak dipertahankan.

Ketertinggalan Indonesia dari negara-negara maju dalam hal sistem pendidikan bukanlah isapan jempol. Negara seperti Finlandia, Jepang, hingga Singapura sudah sejak lama mengubah orientasi pendidikan mereka menjadi berbasis pada kompetensi nyata, bukan sekadar hafalan dan ujian semata.

“Di luar negeri, anak-anak diajarkan berpikir kritis, bekerja sama, dan mengenali bakat serta minatnya sejak dini. Sementara di sini, mereka dikejar untuk lulus UN atau masuk PTN favorit, meski belum tahu ingin jadi apa,” ujar salah satu pemerhati pendidikan dari Tangerang.

Kurikulum nasional yang terlalu padat dan seragam juga menjadi sorotan. Dugaan kuat menunjukkan bahwa kurikulum Indonesia masih belum fleksibel, sehingga menyulitkan guru dan siswa dalam mengembangkan pendekatan belajar yang sesuai kebutuhan lokal maupun individual.

Sementara itu, posisi guru yang semestinya menjadi fasilitator tumbuh kembang siswa justru sering dibebani administratif dan dituntut menaikkan nilai siswa, bukan kualitas proses belajar. Ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pendidik yang ingin melakukan inovasi namun terbentur sistem.

Lebih memprihatinkan lagi, pendidikan karakter yang digadang-gadang menjadi pondasi utama justru kerap hanya sebatas formalitas. Hafalan teks, slogan moral, dan kegiatan simbolis belum menyentuh pembentukan karakter sejati yang berdampak pada kehidupan sosial anak.

Dugaan rendahnya integrasi pendidikan kecakapan abad 21 juga mulai dikeluhkan oleh banyak orang tua. Minimnya porsi untuk melatih keterampilan digital, komunikasi, hingga kolaborasi membuat anak-anak Indonesia berisiko tertinggal dalam persaingan global.

Ketimpangan antara pendidikan di kota besar dan daerah pelosok pun masih lebar. Fasilitas yang tidak memadai, minimnya akses internet, hingga kurangnya pelatihan guru menjadi tantangan besar yang belum terselesaikan hingga hari ini.

Para ahli mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan seharusnya diukur bukan dari angka semata, melainkan dari sejauh mana seorang lulusan mampu hidup mandiri, berkontribusi pada masyarakat, dan memahami tujuan hidupnya.

Kritik tajam ini bukan tanpa dasar. Dunia kerja dan industri masa kini sudah mulai mengabaikan ijazah dan lebih menilai portofolio, kemampuan problem solving, dan kreativitas seseorang dalam menyelesaikan tantangan nyata.

Pemerintah didorong untuk membuka ruang lebih luas bagi pendidikan yang kontekstual, berbasis minat dan bakat, serta memberi otonomi pada sekolah untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi riil siswa.
Sistem evaluasi pendidikan pun perlu direformasi. Sudah saatnya mengedepankan asesmen yang mendorong eksplorasi diri, bukan sekadar penghafalan materi yang kering dan tidak bermakna.

Ustadz Ahmad Rustam, aktivis kerohanian sekaligus anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten, turut memberikan tanggapan. “Jika pendidikan hanya sekadar menggiring anak untuk mengejar angka, maka kita sedang mencetak generasi robot, bukan manusia merdeka. Pendidikan harus menghidupkan akal, nurani, dan adab. Bukan hanya logika,” tegasnya saat ditemui usai kegiatan dakwah di Balaraja, Selasa (22/4).

Kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk membangun. Karena pendidikan adalah akar dari kemajuan bangsa. Jika akar kita rapuh, bagaimana mungkin kita berharap pada pohon yang kokoh?



(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Admin- Minggu, Februari 08, 2026 0
Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah
SIDOARJO , Inovasi News.Com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berulang kali menegaskan komitmen Polri untuk memberantas segala bentuk perjudian, baik ko…

Berita Terpopuler

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Minggu, Februari 08, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kamis, Mei 01, 2025
Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Senin, September 09, 2024
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Rabu, Februari 04, 2026
Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Rabu, Januari 14, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Sedati Sidoarjo Diduga Direstui Oknum, Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

Minggu, Februari 08, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kabid GTK Cianjur Diduga Minta Uang Jabatan, Dunia Pendidikan Tercoreng

Kamis, Mei 01, 2025
Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Riky Hikmatullah Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029, Kota Cilegon Dapil 2 Kecamatan Cibeber Kota Cilegon Dari Partai Gerindra, Gelar Khitanan Massal Untuk Masyarakat Kota Cilegon

Senin, September 09, 2024
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Rabu, Februari 04, 2026
Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Prabowo Lebih Hormat kepada Pemulung-Tukang Becak daripada Koruptor

Rabu, Januari 14, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami