Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com
Beranda Sampah di Kabupaten Tangerang Tak Kunjung Tuntas, Gempuran Hanya Sekadar Seremonial? Sampah di Kabupaten Tangerang Tak Kunjung Tuntas, Gempuran Hanya Sekadar Seremonial?

Sampah di Kabupaten Tangerang Tak Kunjung Tuntas, Gempuran Hanya Sekadar Seremonial?

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
12 Mar, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Tangerang inovasiNews.com–
Isu sampah di Kabupaten Tangerang seakan tak pernah menemukan titik terang. Salah satu contoh nyata adalah tumpukan sampah di sepanjang Jalan Baru Sentiong, Desa Tobat, yang hingga kini tetap menggunung tanpa solusi konkret.  

Hari ini, Rabu, 12 Maret 2025, UPT 2 DLHK Balaraja kembali melakukan pembersihan. Namun, hasilnya jauh dari kata tuntas. Sampah masih berserakan, seakan hanya dipindahkan dari satu titik ke titik lainnya.  

Warga sudah lelah dengan janji-janji perbaikan yang tak pernah terealisasi. Ironisnya, mereka tetap diwajibkan membayar retribusi setiap bulan. Namun, fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang seharusnya tersedia justru nihil.  

Sampah yang terus menumpuk ini bukan sekadar akibat minimnya kesadaran masyarakat. Tanpa adanya sistem pengelolaan sampah yang jelas, siapa pun akan kesulitan mencari tempat pembuangan yang layak. Jika tidak ada TPS, ke mana seharusnya warga membuang sampah mereka?  

Lempar tanggung jawab pun menjadi pola yang berulang. UPT 2 DLHK Balaraja menyalahkan Desa Tobat, pihak desa melempar ke UPT, dan Kecamatan Balaraja memilih diam. Tidak ada satu pun pihak yang mau mengambil tanggung jawab penuh.  

Ketika wartawan mencoba mengonfirmasi langsung ke DLHK Kabupaten Tangerang, yang terjadi justru pemandangan yang sudah sering terjadi. Seorang staf yang enggan disebutkan namanya hanya menyarankan agar wartawan bertanya langsung ke UPT 2 DLHK Balaraja.  

Wartawan pun mendatangi kantor UPT 2 DLHK Balaraja. Namun, pihak UPT berdalih bahwa persoalan ini bukan wewenang mereka sepenuhnya. Mereka mengklaim bahwa penanganan sampah di wilayah tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan.  

Sementara itu, warga hanya bisa mengeluh dan pasrah menghadapi bau busuk serta pemandangan yang mengganggu. Jalan Baru Sentiong yang seharusnya menjadi akses utama kini lebih mirip tempat pembuangan sampah liar yang dibiarkan begitu saja.  

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umardani, sebelumnya telah menyoroti ketidakseriusan DLHK dalam menangani masalah ini. Kritik ini tampaknya tidak digubris, terbukti dengan kondisi yang tetap sama dari tahun ke tahun.  

Lebih dari 100 berita telah menyoroti masalah ini dalam tiga tahun terakhir. Namun, respons pejabat tetap monoton: janji, pertemuan, dan wacana tanpa aksi nyata. Sampah tetap menumpuk, pejabat tetap bungkam, dan warga tetap menanggung akibatnya.  

Gunawan Wibisono, SH., Ketua LSM Adji Saka Indonesia, menilai ada indikasi penyimpangan anggaran dalam pengelolaan retribusi sampah. "Jika retribusi tetap dipungut tetapi solusi nihil, ini bukan lagi soal ketidakmampuan, melainkan dugaan kesengajaan," tegasnya.  

Setiap rumah dikenakan retribusi Rp25.000 hingga Rp35.000 per bulan. Jika dihitung dari total rumah tangga, ruko, tempat usaha, hingga industri, jumlahnya tentu tidak sedikit. Dengan anggaran sebesar itu, alasan ‘kekurangan fasilitas’ terdengar semakin tidak masuk akal.  

Ustad Ahmad Rustam, Kepala Kerohanian DPD YLPK Perari Provinsi Banten, turut mengecam ketidakpedulian pemerintah terhadap persoalan ini. "Islam mengajarkan kebersihan sebagai bagian dari iman. Jika pemangku kebijakan menutup mata terhadap sampah ini, bagaimana bisa dipercaya mengurus rakyatnya?" tanyanya tajam.  

Warga pun mulai mempertanyakan transparansi dana retribusi sampah. Inspektorat, BPK, hingga APH (Aparat Penegak Hukum) seharusnya tidak lagi berpangku tangan. Jika dugaan penyimpangan ini benar adanya, maka sudah saatnya ada langkah tegas.  

Ini bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga soal keadilan sosial. Warga telah membayar retribusi dengan harapan mendapatkan lingkungan yang bersih, tetapi yang mereka terima justru kebijakan yang setengah hati.  

Kabupaten Tangerang bukan daerah miskin yang kekurangan sumber daya. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, sampah bukan masalah yang sulit diatasi. Namun, selama tidak ada niat serius, sampah di Jalan Baru Sentiong akan terus menjadi bukti kegagalan tata kelola.  

Jika pemerintah daerah tetap bungkam, apakah warga harus turun tangan sendiri? Haruskah sampah ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan publik telah kehilangan arah?  

Jangan sampai persoalan ini hanya berakhir di meja rapat dan liputan media. Jika tak ada perubahan nyata, bukan tidak mungkin warga akan menuntut pertanggungjawaban lebih dari sekadar janji kosong.


( Oim ) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Admin- Sabtu, Januari 17, 2026 0
KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara
Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono .  JAKARTA, Inovasi News.Com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran dana kasus dugaan suap ij…

Berita Terpopuler

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Sabtu, Januari 17, 2026
BNN Gerebek Pabrik Tembakau Sintesis MDMB-4EN-PINACA di Tangerang

BNN Gerebek Pabrik Tembakau Sintesis MDMB-4EN-PINACA di Tangerang

Senin, Januari 12, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Menko AHY Sebut Rehabilitasi Hulu DAS Jadi Prioritas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera

Menko AHY Sebut Rehabilitasi Hulu DAS Jadi Prioritas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera

Sabtu, Januari 17, 2026
Dua SPBU di Lamongan Diduga Jadi Ladang Mafia Solar

Dua SPBU di Lamongan Diduga Jadi Ladang Mafia Solar

Rabu, Januari 14, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2025

Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2025

Sabtu, Juni 28, 2025
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU Jakarta Terkait Kasus Kuota Haji

KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU Jakarta Terkait Kasus Kuota Haji

Rabu, Januari 14, 2026
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Sabtu, Januari 17, 2026
BNN Gerebek Pabrik Tembakau Sintesis MDMB-4EN-PINACA di Tangerang

BNN Gerebek Pabrik Tembakau Sintesis MDMB-4EN-PINACA di Tangerang

Senin, Januari 12, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Menko AHY Sebut Rehabilitasi Hulu DAS Jadi Prioritas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera

Menko AHY Sebut Rehabilitasi Hulu DAS Jadi Prioritas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera

Sabtu, Januari 17, 2026
Dua SPBU di Lamongan Diduga Jadi Ladang Mafia Solar

Dua SPBU di Lamongan Diduga Jadi Ladang Mafia Solar

Rabu, Januari 14, 2026
Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Operator SPBU Ngagel Ruko Graha Asri Wonokromo Diduga Nyalahi Aturan, LSM FAAM Akan Bersurat ke Pertamina

Minggu, Januari 11, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2025

Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2025

Sabtu, Juni 28, 2025
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU Jakarta Terkait Kasus Kuota Haji

KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU Jakarta Terkait Kasus Kuota Haji

Rabu, Januari 14, 2026
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami