Telusuri
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com

Beranda Toilet Sekolah Seadanya, Padahal Duitnya Segunung: Presiden Prabowo Bilang "Jangan Diselewengkan" Toilet Sekolah Seadanya, Padahal Duitnya Segunung: Presiden Prabowo Bilang "Jangan Diselewengkan"

Toilet Sekolah Seadanya, Padahal Duitnya Segunung: Presiden Prabowo Bilang "Jangan Diselewengkan"

Anonim
Anonim
04 Mei, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggerang inovasiNews.com Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menggugah kesadaran publik dan para pejabat negara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025. Dalam pidato yang sarat keprihatinan di SDN Cimahpar 5, Bogor, ia menyoroti fakta ironis: meski anggaran pendidikan telah menyerap lebih dari 22% APBN, kebutuhan dasar sekolah seperti fasilitas toilet siswa masih jauh dari memadai. Pernyataan ini ramai diberitakan media nasional seperti DetikNews dan Tempo.

Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi para pemangku kebijakan, termasuk di daerah seperti Kabupaten Tangerang, yang baru saja mencanangkan program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta. Sebuah kebijakan yang terlihat positif, namun sepatutnya juga diiringi dengan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas sekolah negeri yang masih memprihatinkan.

Dugaan ketimpangan antara besarnya anggaran dan buruknya realisasi di lapangan bukan hal baru. Dari pusat hingga daerah, publik sering kali hanya disuguhi seremoni, sementara fakta di lapangan tidak berubah signifikan. Apakah pencanangan program sekolah gratis juga akan bernasib sama: ramai di awal, senyap dalam pengawasan?

Pemerintah Kabupaten Tangerang perlu menanggapi teguran Presiden ini dengan serius. Saat Bupati Maesyal Rasyid mengumumkan gelontoran anggaran Rp40 miliar untuk 49 ribu siswa SD dan SMP swasta, publik juga patut bertanya: bagaimana kondisi fasilitas dasar seperti toilet dan ruang belajar di sekolah negeri yang jumlah siswanya jauh lebih banyak?

Bukan berarti inisiatif sekolah gratis harus dikritik secara mentah. Namun, sudah seharusnya Pemkab Tangerang dan Dinas Pendidikan menyusun skala prioritas ber)basis kebutuhan riil, bukan sekadar program populis. Bukankah konstitusi mewajibkan negara mencerdaskan kehidupan bangsa secara adil dan merata?

Ustad Ahmad Rustam, aktivis kerohanian dan anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten, menanggapi sindiran Presiden Prabowo dengan nada prihatin dan mengingatkan bahwa amanah mengelola anggaran publik adalah tanggung jawab moral yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya oleh negara, tapi juga oleh Allah SWT.

“Kalau anggaran pendidikan sudah triliunan tapi toilet sekolah masih satu, ini bukan sekadar masalah administrasi—ini soal akhlak dan amanah. Dalam Islam, pemimpin adalah pelayan umat. Kalau yang dilayani malah susah buang air, maka pemimpinnya perlu muhasabah. Jangan cuma bangga dengan seremonial sekolah gratis, tapi fasilitas dasar anak didik dibiarkan darurat. Itu sama saja menipu rakyat dengan kata-kata manis,” tegasnya.

Kita tidak boleh lupa, bahwa seluruh anggaran pendidikan berasal dari keringat rakyat melalui pajak. Maka menjadi kewajiban moral seluruh pejabat publik untuk memastikan bahwa setiap rupiah digunakan tepat sasaran. Dugaan adanya kebocoran atau penyimpangan bukan hanya isu teknis, tapi soal etika dan amanat konstitusi.

"Jangan tunggu viral dulu baru sibuk. Amanah itu dilihat dari langkah nyata, bukan dari sirine peresmian. Dana pendidikan itu dari rakyat, dari pajak bukan uang warisan. Maka gunakan dengan rasa takut kepada Allah,” tambahNya.

Pasal 31 UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya. Ini diperkuat dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang mewajibkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Pertanyaannya kini: apakah Pemkab Tangerang dan Dinas Pendidikan benar-benar sudah menjalankan amanat undang-undang itu? Apakah DPRD sebagai pengawas anggaran telah cukup kritis? Apakah Inspektorat Daerah dan BPK benar-benar menyelidiki dugaan tidak efisiennya penggunaan dana pendidikan?

Sudah saatnya lembaga pengawasan internal dan eksternal termasuk aparat penegak hukum seperti Kejari, Polres, dan BPKP ikut turun tangan melakukan audit dan investigasi atas realisasi anggaran pendidikan. Jangan menunggu viral atau korban, baru bergerak. Responsif, preventif, dan transparan harus menjadi kata kunci.

Kami mengajak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Bappeda, Inspektorat, serta DPRD dan Komisi Pendidikan untuk membuka data penggunaan anggaran pendidikan kepada publik. Jika benar tidak ada yang ditutup-tutupi, maka keterbukaan akan menjadi bukti komitmen terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

Pendidikan adalah hak, bukan hadiah. Maka mari kita pastikan program sekolah gratis bukan sekadar pencitraan, melainkan sebuah sistem yang akuntabel, tepat sasaran, dan menyentuh kebutuhan paling dasar siswa. Jika toilet pun masih darurat, berarti masih ada yang sangat keliru dalam perencanaan dan pengawasan anggaran.

Kami berharap, dengan sentilan Presiden Prabowo ini, seluruh pihak terkait baik eksekutif, legislatif, dan pengawas anggaran membuka mata dan hati. Sudah waktunya kita fokus pada substansi, bukan seremoni. Pendidikan bukan sekadar proyek, tetapi investasi peradaban bangsa.

Mari kita kawal bersama, agar anak-anak Indonesia tidak hanya bersekolah, tapi juga belajar dengan aman, nyaman, dan bermartabat. Karena pendidikan bukan sekadar soal gedung dan angka, tetapi tentang masa depan. Dan masa depan itu tidak akan menunggu birokrasi yang lamban.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG

Ady calvalera- Rabu, Juli 01, 2026 0
LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG
LEBONG, BENGKULU – Komitmen mengawal penggunaan Dana Desa terus dilakukan oleh LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN) DPD Bengkulu. Dalam waktu dekat, lembaga ters…

Berita Terpopuler

WARGA PERTANYAKAN PENGELOLAAN DANA DESA AIR RUSA, ANGGARAN MILIARAN DINILAI TAK SEBANDING DENGAN KONDISI LAPANGAN

WARGA PERTANYAKAN PENGELOLAAN DANA DESA AIR RUSA, ANGGARAN MILIARAN DINILAI TAK SEBANDING DENGAN KONDISI LAPANGAN

Jumat, Juni 26, 2026
Tuntut Transparansi Anggaran, EKS NAPI Gelar Aksi Damai di Dinas PUPR Banten

Tuntut Transparansi Anggaran, EKS NAPI Gelar Aksi Damai di Dinas PUPR Banten

Senin, Juni 29, 2026
DANA DESA LUBUK MUMPO Rp4,23 MILIAR JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN HASIL PEMBANGUNAN DAN BANTUAN

DANA DESA LUBUK MUMPO Rp4,23 MILIAR JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN HASIL PEMBANGUNAN DAN BANTUAN

Jumat, Juni 26, 2026
LSM PKN DPD Rejang Lebong Siapkan Laporan Resmi ke Kejari, Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bengko Segera Diadukan

LSM PKN DPD Rejang Lebong Siapkan Laporan Resmi ke Kejari, Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bengko Segera Diadukan

Rabu, Juli 01, 2026
Kucurkan Miliaran Dana Desa, Warga Bengko: Hasilnya di Mana

Kucurkan Miliaran Dana Desa, Warga Bengko: Hasilnya di Mana

Rabu, Juli 01, 2026
DANA DESA Rp3 MILIAR LEBIH DIGELONTORKAN, WARGA SUMBEREJO TRANSAD PERTANYAKAN HASIL PEMANGUNAN: "UANGNYA KE MANA?"

DANA DESA Rp3 MILIAR LEBIH DIGELONTORKAN, WARGA SUMBEREJO TRANSAD PERTANYAKAN HASIL PEMANGUNAN: "UANGNYA KE MANA?"

Jumat, Juni 26, 2026
Komisi V DPRD Provinsi Banten Apresiasi Program PAKSA SARJANA, Inovasi UNDHI dan LPK Gyokai Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Komisi V DPRD Provinsi Banten Apresiasi Program PAKSA SARJANA, Inovasi UNDHI dan LPK Gyokai Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Rabu, Juli 01, 2026
PROYEK JALAN DANA DESA KOTA BARU SANTAN DISOROT! Warga: "Belum Seumur Jagung Sudah Rusak, Penyertaan Modal Rp96,2 Juta ke Mana?"

PROYEK JALAN DANA DESA KOTA BARU SANTAN DISOROT! Warga: "Belum Seumur Jagung Sudah Rusak, Penyertaan Modal Rp96,2 Juta ke Mana?"

Jumat, Juni 26, 2026
Jalan Usaha Tani Telan Anggaran Fantastis Tiga Tahun Berturut-turut, Warga Kayu Manis Pertanyakan Kualitas Pembangunan dan Program Ketahanan Pangan

Jalan Usaha Tani Telan Anggaran Fantastis Tiga Tahun Berturut-turut, Warga Kayu Manis Pertanyakan Kualitas Pembangunan dan Program Ketahanan Pangan

Jumat, Juni 26, 2026
LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG

LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG

Rabu, Juli 01, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

WARGA PERTANYAKAN PENGELOLAAN DANA DESA AIR RUSA, ANGGARAN MILIARAN DINILAI TAK SEBANDING DENGAN KONDISI LAPANGAN

WARGA PERTANYAKAN PENGELOLAAN DANA DESA AIR RUSA, ANGGARAN MILIARAN DINILAI TAK SEBANDING DENGAN KONDISI LAPANGAN

Jumat, Juni 26, 2026
Tuntut Transparansi Anggaran, EKS NAPI Gelar Aksi Damai di Dinas PUPR Banten

Tuntut Transparansi Anggaran, EKS NAPI Gelar Aksi Damai di Dinas PUPR Banten

Senin, Juni 29, 2026
DANA DESA LUBUK MUMPO Rp4,23 MILIAR JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN HASIL PEMBANGUNAN DAN BANTUAN

DANA DESA LUBUK MUMPO Rp4,23 MILIAR JADI SOROTAN, WARGA PERTANYAKAN HASIL PEMBANGUNAN DAN BANTUAN

Jumat, Juni 26, 2026
LSM PKN DPD Rejang Lebong Siapkan Laporan Resmi ke Kejari, Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bengko Segera Diadukan

LSM PKN DPD Rejang Lebong Siapkan Laporan Resmi ke Kejari, Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bengko Segera Diadukan

Rabu, Juli 01, 2026
Kucurkan Miliaran Dana Desa, Warga Bengko: Hasilnya di Mana

Kucurkan Miliaran Dana Desa, Warga Bengko: Hasilnya di Mana

Rabu, Juli 01, 2026
DANA DESA Rp3 MILIAR LEBIH DIGELONTORKAN, WARGA SUMBEREJO TRANSAD PERTANYAKAN HASIL PEMANGUNAN: "UANGNYA KE MANA?"

DANA DESA Rp3 MILIAR LEBIH DIGELONTORKAN, WARGA SUMBEREJO TRANSAD PERTANYAKAN HASIL PEMANGUNAN: "UANGNYA KE MANA?"

Jumat, Juni 26, 2026
Komisi V DPRD Provinsi Banten Apresiasi Program PAKSA SARJANA, Inovasi UNDHI dan LPK Gyokai Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Komisi V DPRD Provinsi Banten Apresiasi Program PAKSA SARJANA, Inovasi UNDHI dan LPK Gyokai Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Rabu, Juli 01, 2026
PROYEK JALAN DANA DESA KOTA BARU SANTAN DISOROT! Warga: "Belum Seumur Jagung Sudah Rusak, Penyertaan Modal Rp96,2 Juta ke Mana?"

PROYEK JALAN DANA DESA KOTA BARU SANTAN DISOROT! Warga: "Belum Seumur Jagung Sudah Rusak, Penyertaan Modal Rp96,2 Juta ke Mana?"

Jumat, Juni 26, 2026
Jalan Usaha Tani Telan Anggaran Fantastis Tiga Tahun Berturut-turut, Warga Kayu Manis Pertanyakan Kualitas Pembangunan dan Program Ketahanan Pangan

Jalan Usaha Tani Telan Anggaran Fantastis Tiga Tahun Berturut-turut, Warga Kayu Manis Pertanyakan Kualitas Pembangunan dan Program Ketahanan Pangan

Jumat, Juni 26, 2026
LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG

LSM PKN DPD BENGKULU SIAP LAPORKAN DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA KE UNIT TIPIKOR POLRES LEBONG

Rabu, Juli 01, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami