Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Telusuri
InovasiNews.Com
Beranda Potongan Uang BTS di SMAN 16 Tangerang: Rp91 Juta dan Derai Air Mata Orang Tua Potongan Uang BTS di SMAN 16 Tangerang: Rp91 Juta dan Derai Air Mata Orang Tua

Potongan Uang BTS di SMAN 16 Tangerang: Rp91 Juta dan Derai Air Mata Orang Tua

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
02 Mei, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggeranb - inovasiNews.com Menyikapi pemberitaan yang viral media lokal Kabupaten Tangerang tentang tangis pilu yang tak terdengar di ruang mediasi itu. Di balik kesunyian aula sekolah, ada kekecewaan yang tak bisa diucapkan terang-terangan. SMAN 16 Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya potongan uang pengembalian kegiatan pelepasan siswa kelas 12 yang dibatalkan.

Diduga, dari total iuran yang sebelumnya ditarik sebesar Rp900 ribu per siswa untuk acara perpisahan, hanya sebagian yang dikembalikan. Sementara Rp350 ribu per siswa disebut-sebut dialihkan untuk keperluan Buku Tahunan Siswa (BTS). Praktik ini memantik pertanyaan besar soal transparansi dan keadilan dalam dunia pendidikan negeri.

Mediasi yang berlangsung Jumat (2/5/2025) di sekolah tersebut, mempertemukan Kepala Sekolah, guru panitia pelepasan, dan jajaran LSM KPK NUSANTARA. Dalam suasana yang sarat tekanan, kepala sekolah Jajang Suhayat mengakui adanya uang Rp350 ribu per siswa untuk BTS, yang katanya telah disepakati dalam musyawarah dengan orang tua.

Namun pernyataan ini tak menenangkan. Endang Supriatna alias Bung Eden dari LSM KPK NUSANTARA menyatakan sikap keras. Ia menilai bahwa apa pun alasannya, pungutan semacam itu berpotensi melanggar aturan, bahkan masuk kategori dugaan pungutan liar. “Permendikbud tidak mengatur pungutan seperti ini,” tegasnya.

Jika benar uang Rp350 ribu dipotong dari 260 siswa, maka nilai dugaan pungli ini bisa mencapai angka fantastis: Rp91 juta. Uang sebanyak itu, di mata rakyat kecil, adalah harapan anak-anak untuk bisa melanjutkan hidup di tengah tekanan ekonomi. Tapi kini, angka itu menjadi luka.

Yang menyedihkan, tidak semua orang tua murid mengetahui secara rinci ke mana arah uang itu. Beberapa di antaranya bahkan tidak menyelesaikan pembayaran penuh, dan kini bertanya-tanya: apakah keadilan hanya milik yang bersuara keras?

Lebih getir lagi, kegiatan pelepasan siswa yang menjadi alasan awal pungutan justru dibatalkan karena disebut-sebut berdasarkan instruksi dari Dinas. Namun, tidak jelas surat resmi mana yang menjadi dasar kebijakan itu, dan apakah dinas benar-benar memberi arahan atau hanya menjadi tameng dari keputusan internal sekolah.

Penegak hukum pun belum terdengar bergerak. Padahal aroma dugaan pelanggaran sudah menyebar di ruang publik. Ke mana Aparat Penegak Hukum (APH)? Apakah harus ada laporan massal terlebih dahulu untuk membuka mata mereka terhadap kemungkinan penyalahgunaan wewenang di ranah pendidikan?

Komite sekolah juga tidak tampil sebagai pihak penengah yang bijak. Perannya seolah hilang dalam pusaran polemik, padahal mereka adalah wakil orang tua siswa dalam setiap kebijakan sekolah. Ini ironi: ada struktur pengawas internal, tapi tidak hadir dalam saat paling krusial.

Begitu pula Dinas Pendidikan, yang seharusnya hadir untuk menjelaskan kebijakan dan memberi klarifikasi terbuka. Masyarakat membutuhkan ketegasan, bukan pembiaran. Pendidikan seharusnya menjadi ruang suci membangun integritas, bukan ladang konflik uang.

LSM telah menjalankan fungsinya sebagai pengawas sipil. Tapi suara mereka tidak boleh dibiarkan sendirian. Media, masyarakat, dan aparat penegak hukum mesti menjadikan kasus ini cermin, bahwa hal-hal kecil di dunia pendidikan bisa membentuk luka besar dalam kepercayaan publik.

Ustad Ahmad Rustam, aktivis kerohanian dan pengamat sosial pendidikan, menyampaikan keprihatinannya. "Jika benar ada dugaan praktik pungli berkedok Buku Tahunan Siswa, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi telah menyentuh dimensi moral. Dunia pendidikan tidak boleh mencederai kepercayaan umat dan masyarakat. Jangan jadikan uang sebagai pusat keputusan, apalagi di lembaga yang seharusnya menjadi mercusuar akhlak," tegasnya dengan nada prihatin.

Media InovasiNews.com menekankan pentingnya penanganan yang bijak, adil, dan transparan. Dugaan pungutan ini bukan sekadar perkara administrasi. Ini menyentuh nurani. Ini tentang anak-anak, orang tua, dan harapan yang mungkin kini terkubur bersama ketidakjelasan dana Rp350 ribu per kepala. 

Kami berharap aparat berwenang segera turun tangan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Kami juga menyerukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk mengevaluasi praktik pungutan di sekolah negeri. Dunia pendidikan harus kembali menjadi tempat yang jujur, bersih, dan berpihak kepada rakyat kecil – bukan tempat menabur luka di atas nama kegiatan tahunan.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Admin- Kamis, Februari 05, 2026 0
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan
PPATK rapat kerja bersama Komisi III DPR RI .  JAKARTA, Inovasi News.Com - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandan…

Berita Terpopuler

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Sabtu, Januari 17, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
Mendagri Minta Tambah Ribuan Personel Polri dan TNI untuk Bersihkan Lumpur Sumatera

Mendagri Minta Tambah Ribuan Personel Polri dan TNI untuk Bersihkan Lumpur Sumatera

Senin, Januari 12, 2026

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Sabtu, Januari 17, 2026
PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

PPATK Klaim 2025 Jadi Sejarah Baru, Transaksi Judi Online Berhasil Ditekan

Kamis, Februari 05, 2026
Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Dua lokasi di Bandung Kulon Diduga Jadikan Tempat Penjualan Obat Keras Golongan G

Sabtu, Januari 17, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah  Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Lapor Pak Dedi! Tenda di Lampu Merah Pasar Induk Caringin Diduga Jadi Tempat Transaksi Obat Daftar G

Jumat, Januari 16, 2026
Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Mensesneg Sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing Masih Wacana

Sabtu, Januari 17, 2026
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
Mendagri Minta Tambah Ribuan Personel Polri dan TNI untuk Bersihkan Lumpur Sumatera

Mendagri Minta Tambah Ribuan Personel Polri dan TNI untuk Bersihkan Lumpur Sumatera

Senin, Januari 12, 2026
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami