Telusuri
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Beranda QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan? QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan?

QRIS Sukses, Tapi Inovasi Sejati Anak Bangsa Terkubur: Apa Yang Perlu Kita Renungkan?

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
28 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tanggerang - inovasiNews.com Ketakutan terbesar yang menyebabkan berbagai penemuan anak bangsa terabaikan adalah keterbatasan dalam kemampuan pemerintah untuk mengelola dan mengawal perubahan besar. QRIS, meskipun penting, hanya menyentuh sektor pembayaran dan transaksi digital yang tidak mengganggu struktur ekonomi secara fundamental. Berbeda halnya dengan inovasi seperti mobil listrik dan bahan bakar nabati, yang menuntut transformasi besar dalam sektor energi dan transportasi.

Pemerintah tampaknya masih berhati-hati dalam menghadapi risiko ketidakpastian yang melekat pada inovasi besar, khususnya yang berpotensi menggoyang industri-industri mapan. Inovasi semacam ini memerlukan penyesuaian infrastruktur secara luas, investasi waktu dan biaya yang tidak kecil, serta keberanian yang hingga kini belum sepenuhnya terwujud.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan inovasi seperti mobil listrik dan bahan bakar nabati kurang berkembang adalah kehati-hatian regulator dalam merumuskan kebijakan yang progresif. Industri energi fosil dan otomotif memiliki peran besar dalam perekonomian nasional, sehingga perubahan pada sektor ini menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas ekonomi.

Alih-alih mengelola perubahan tersebut, pemerintah cenderung menunda keputusan atau bahkan mengabaikan inovasi yang sejatinya memiliki potensi besar untuk membawa Indonesia menjadi pemimpin dalam transisi energi hijau. Sebaliknya, QRIS lebih mudah diterima karena tidak menimbulkan banyak resistensi dari struktur ekonomi yang ada, serta lebih sederhana dalam hal regulasi.

Kebijakan pemerintah sering kali berfokus pada penguatan sektor yang sudah mapan, dan enggan mengambil risiko dalam mendukung perubahan yang bersifat fundamental. QRIS, sebagai sistem pembayaran digital, memerlukan adaptasi yang relatif sederhana. Sedangkan mobil listrik, bahan bakar nabati, dan bahkan komoditas seperti jahe merah, menuntut reformasi menyeluruh di berbagai bidang dari energi, transportasi, hingga kesehatan.

Penemuan-penemuan ini memiliki potensi luar biasa. Mobil listrik dan bahan bakar nabati, misalnya, dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi fosil, menurunkan tingkat polusi, dan menjadikan negara ini pemain utama dalam teknologi energi terbarukan. Namun, tanpa keberanian untuk mempercepat regulasi yang mendukung, potensi tersebut akan tetap menjadi mimpi yang tertunda.

Demikian pula, jahe merah tanaman khas Indonesia memiliki peluang besar menjadi bahan baku obat anti-inflamasi kelas dunia. Sayangnya, riset dan pengembangan yang kurang memadai, serta belum adanya regulasi yang memfasilitasi industri herbal nasional, membuat potensi ini belum tergarap optimal.

Sementara QRIS berhasil diimplementasikan karena menuntut perubahan yang lebih ringan, inovasi di bidang energi dan kesehatan membutuhkan transformasi struktural yang jauh lebih besar. Pemerintah perlu mengambil langkah berani untuk mendorong penemuan yang benar-benar strategis bagi kemandirian bangsa.

Harapan kita ke depan adalah agar pemerintah dan regulator mampu melangkah lebih progresif dalam mendukung inovasi anak bangsa. Dukungan terhadap mobil listrik, bahan bakar nabati, dan jahe merah bukan hanya akan memperkuat perekonomian nasional, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pelopor dalam industri hijau dan kesehatan alami di dunia.

Ustad Ahmad Rustam, aktivis kerohanian dan anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten:
"Kita harus belajar untuk tidak takut dengan perubahan, dan lebih berani mendukung apa yang bisa menguntungkan bangsa ini. Jika kita terus terlena dengan ketakutan akan risiko, kita akan terus terperosok dalam ketertinggalan."
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa dukungan terhadap karya anak bangsa adalah kunci untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah, mandiri, dan berdaya saing global.

Indonesia memiliki sumber daya dan talenta yang luar biasa. Namun, tanpa keberanian untuk mengelola perubahan besar, potensi tersebut akan terus terhambat. Kini bukan saatnya lagi menunda. Sudah waktunya Indonesia keluar dari bayang-bayang ketakutan dan melangkah maju dengan penuh percaya diri menuju masa depan yang lebih hijau, sehat, dan mandiri.


(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Admin- Kamis, Maret 19, 2026 0
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir
SURABAYA , Inovasi News.Com - Gelombang solidaritas Insan Pers menggema di halaman Polda Jawa Timur (Jatim), saat ratusan Jurnalis dari berbagai daerah yang …

Berita Terpopuler

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Selasa, Maret 17, 2026
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Kamis, Maret 19, 2026
Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Jumat, Maret 21, 2025
Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Jumat, Maret 21, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Rabu, Maret 04, 2026
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

Sabtu, Maret 14, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Rabu, Februari 05, 2025

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Selasa, Maret 17, 2026
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Kamis, Maret 19, 2026
Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Jumat, Maret 21, 2025
Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Jumat, Maret 21, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Rabu, Maret 04, 2026
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

Sabtu, Maret 14, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Rabu, Februari 05, 2025
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami