Telusuri
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
InovasiNews.Com
Beranda Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan

Minat dan Bakat Diabaikan, Masa Depan Anak Dipertaruhkan

InovasiNews.Com
InovasiNews.Com
22 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TANGERANG – inovasiNews.com Pendidikan di Indonesia kembali menjadi sorotan. Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, sistem pendidikan nasional dinilai masih berjalan dengan pola lama yang tak lagi relevan dengan kebutuhan zaman.
Ketergantungan pada nilai raport, ijazah, dan angka-angka akademik membuat dunia pendidikan Indonesia dianggap terlalu berorientasi pada hasil di atas kertas, bukan pada kualitas manusia yang sesungguhnya. Banyak kalangan mulai mempertanyakan apakah pendekatan ini masih layak dipertahankan.

Ketertinggalan Indonesia dari negara-negara maju dalam hal sistem pendidikan bukanlah isapan jempol. Negara seperti Finlandia, Jepang, hingga Singapura sudah sejak lama mengubah orientasi pendidikan mereka menjadi berbasis pada kompetensi nyata, bukan sekadar hafalan dan ujian semata.

“Di luar negeri, anak-anak diajarkan berpikir kritis, bekerja sama, dan mengenali bakat serta minatnya sejak dini. Sementara di sini, mereka dikejar untuk lulus UN atau masuk PTN favorit, meski belum tahu ingin jadi apa,” ujar salah satu pemerhati pendidikan dari Tangerang.

Kurikulum nasional yang terlalu padat dan seragam juga menjadi sorotan. Dugaan kuat menunjukkan bahwa kurikulum Indonesia masih belum fleksibel, sehingga menyulitkan guru dan siswa dalam mengembangkan pendekatan belajar yang sesuai kebutuhan lokal maupun individual.

Sementara itu, posisi guru yang semestinya menjadi fasilitator tumbuh kembang siswa justru sering dibebani administratif dan dituntut menaikkan nilai siswa, bukan kualitas proses belajar. Ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pendidik yang ingin melakukan inovasi namun terbentur sistem.

Lebih memprihatinkan lagi, pendidikan karakter yang digadang-gadang menjadi pondasi utama justru kerap hanya sebatas formalitas. Hafalan teks, slogan moral, dan kegiatan simbolis belum menyentuh pembentukan karakter sejati yang berdampak pada kehidupan sosial anak.

Dugaan rendahnya integrasi pendidikan kecakapan abad 21 juga mulai dikeluhkan oleh banyak orang tua. Minimnya porsi untuk melatih keterampilan digital, komunikasi, hingga kolaborasi membuat anak-anak Indonesia berisiko tertinggal dalam persaingan global.

Ketimpangan antara pendidikan di kota besar dan daerah pelosok pun masih lebar. Fasilitas yang tidak memadai, minimnya akses internet, hingga kurangnya pelatihan guru menjadi tantangan besar yang belum terselesaikan hingga hari ini.

Para ahli mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan seharusnya diukur bukan dari angka semata, melainkan dari sejauh mana seorang lulusan mampu hidup mandiri, berkontribusi pada masyarakat, dan memahami tujuan hidupnya.

Kritik tajam ini bukan tanpa dasar. Dunia kerja dan industri masa kini sudah mulai mengabaikan ijazah dan lebih menilai portofolio, kemampuan problem solving, dan kreativitas seseorang dalam menyelesaikan tantangan nyata.

Pemerintah didorong untuk membuka ruang lebih luas bagi pendidikan yang kontekstual, berbasis minat dan bakat, serta memberi otonomi pada sekolah untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi riil siswa.
Sistem evaluasi pendidikan pun perlu direformasi. Sudah saatnya mengedepankan asesmen yang mendorong eksplorasi diri, bukan sekadar penghafalan materi yang kering dan tidak bermakna.

Ustadz Ahmad Rustam, aktivis kerohanian sekaligus anggota DPD YLPK PERARI Provinsi Banten, turut memberikan tanggapan. “Jika pendidikan hanya sekadar menggiring anak untuk mengejar angka, maka kita sedang mencetak generasi robot, bukan manusia merdeka. Pendidikan harus menghidupkan akal, nurani, dan adab. Bukan hanya logika,” tegasnya saat ditemui usai kegiatan dakwah di Balaraja, Selasa (22/4).

Kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk membangun. Karena pendidikan adalah akar dari kemajuan bangsa. Jika akar kita rapuh, bagaimana mungkin kita berharap pada pohon yang kokoh?



(Oim) 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Admin- Kamis, Maret 19, 2026 0
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir
SURABAYA , Inovasi News.Com - Gelombang solidaritas Insan Pers menggema di halaman Polda Jawa Timur (Jatim), saat ratusan Jurnalis dari berbagai daerah yang …

Berita Terpopuler

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Selasa, Maret 17, 2026
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Kamis, Maret 19, 2026
Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Jumat, Maret 21, 2025
Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Jumat, Maret 21, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Rabu, Maret 04, 2026
NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

Sabtu, Maret 14, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Rabu, Februari 05, 2025

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Dugaaan Setingan Polisi dan Pelapor, Wartawan OTT Jadi Korban

Selasa, Maret 17, 2026
Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

Kamis, Maret 19, 2026
Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Kapolda Lampung Sebut Dua Oknum TNI Akui Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan

Jumat, Maret 21, 2025
Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Saprudin Tibet, Bos PT Galang Cipta Karya ini Sebut Lebaran Menyentuh Hati untuk Karyawan dan Mitra Bisnis

Jumat, Maret 21, 2025
Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Menuju Banten Kondusif, Sultan Ratu Bagus Ajak Jaga Persatuan dan Kesantunan

Rabu, Oktober 08, 2025
Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Dosen Unpam Serang Gelar PKM, Bekali SMAIT Bait Et Tauhied dengan Strategi Kampanye Medsos Efektif

Jumat, Oktober 10, 2025
Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

Rabu, Maret 04, 2026
NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

Sabtu, Maret 14, 2026
PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

PT Sui Zhi Jie Foods Diduga Pakai Pola Komunis Terhadap Karyawan

Kamis, Oktober 09, 2025
Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Tuduhan Miring ke LSM dan Wartawan, Menteri Desa Bisa Tersandung Masalah Hukum?

Rabu, Februari 05, 2025
InovasiNews.Com

About Us

inovasinews.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: inovasinews61@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | InovasiNews.Com
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami